Mengatasi penyakit jamur atau white spot membandel pada ikan louhan
Diawal memelihara ikan louhan saya terobsesi ingin memelihara louhan dalam jumlah banyak dalam 1 akuarium dan bilamana memungkinkan membesarkannya secara cepat. Untuk mewujudkan keinginan tersebut maka pada akuarium ukuran 40cm x 90cm x 40cm dengan filter samping saya sekat menjadi 4 dan bahkan ada yang 5 bagian.
Awalnya saya merasa bahagia melihat 14 ikan louhan lincah berenang kesana kemari apalagi makannya pada rakus dan setiap ikan bisa mengkonsumsi antara 12 sd 15 ekor jangkrik perharinya. Kebahagiaan itu tudak berlangsung lama dikarenakan setelah 10 hari dipelihara dalam waktu singkat satu demi satu hingga 10 ekor louhan yang dipelihara terserang white spot. Kemungkinan terjangkitnya penyakit ini dikarenakan banyak sisa makanan membusuk yang terselip dikapas filter walaupun dari sisi warna air kelihatan bening.
Berdasarkan informasi yang didapat melalui google sayapun bertindak cepat dan mengobati ikan yang terjangkit white spot sesuai petunjuk. Sayangnya saya tidak memiliki akuarium khusus untuk mengkarantina 10 ekor ikan satu per satu hingga akhirnya sayapun melakukan pengobatan secara masal. Hari demi hari tidak ada perubahan dan bahkan untuk beberapa ekor louhan penyakitnya tambah parah dan sampai menghancurkan sirip ekornya.
Dalam keputus asaan tanpa sengaja saya memandang Cuka Grandong – seri CG#01 (atraktan untuk mancing yang diproduksi oleh Probait Indonesia) dan setelah mempertimbangkan resiko/dampak yang bisa diakibatkan penggunaannya saya akhirnya memutuskan untuk mengobati ikan yang sakit dengan ramuan ini. Istri yang mengetahui tindakan saya langsung mencegah karena khawatir ikan akan mati, tapi saya bilang tidak ada salahnya dicoba karena kandungan bahan yang ada di CG menurut saya sangat berpotensi untuk menyembuhkan ikan dari serangan jamur yang ganas, kalaupun mati setelah diobati maka resikonya juga sama bilamana penyakitnya saat itu tidak bisa segera diatasi.
Alhamdulillah dengan keberanian untuk mencoba pada akhirnya semua ikan yang sakit bisa sembuh dengan cepat dan yang sebagian sirip ekornya hancurpun perlahan tapi pasti sudah tumbuh rapi seperti sediakala.
Berikut adalah cara pengobatan yang saya lakukan:
Cara #01:
- Siapkan kapas secukupnya.
- Ambil wadah plastik
- Tuangkan 300ml air/1 gelas teh dari melamin kedlam wadah beserta 5 tutup botol CG#01 kemudian aduk hingga rata.
- Ambil ikan dari akuarium dan oles ramuannya dengan kapas pada seluruh tubuh ikan dan segera kembali kan ikan ke akuarium.
Dengan cara ini jantung dibuat dag dig dug karena ikan stress berat dan banyak sekali kulit/sisik arinya yang mengelupas. Awalnya saya berpikir kalau ikannya sembuh maka mutiaranya juga hilang, tapi setelah 3 harian ketika stressnya hilang ternyata mutiaranya masih ada dan kecerahan sisiknya juga tidak hilang. Berawal dari sinilah saya baru mengetahui bahwa ternyata pada sisik ikan masih ada pelindung luarnya.
Cara #02:
- Siapkan kapas secukupnya.
- Ambil wadah plastik
- Tuangkan 300ml air/1 gelas teh dari melamin kedlam wadah beserta 2 tutup botol CG#01 kemudian aduk hingga rata.
- Ambil ikan dari akuarium dan oles ramuannya dengan kapas pada seluruh tubuh ikan dan segera kembali kan ikan ke akuarium.
Dengan cara ini jantung tidak dibuat dag dig dug karena ikan tidak stress berat dan relatif tidak ada kulit/sisik arinya yang mengelupas. Jika Cara #01 penyakit ikan langsung hilang maka untuk Cara #02 terkadang tidak langsung hilang sama sekali dan masih diperlukan satu atau dua kali treatment untuk menuntaskannya.
Semoga pengalaman saya ini bisa bermanfaat untuk teman-teman dan khususnya bagi pemula yang lagi kebingungan mengobati penyakit jamur ikan yang membandel.
Note:
- Untuk menjaga kualitas air agar tidak mudah terkontaminasi dengan bakteri penyebab jamur maka sesekali saya tuangkan 3 sd 5 tutup botol CG#01 pada air akuarium.
- Untuk menjaga kesehatan ikan maka antara 3 sd 5 hari saya mencampur pakan ikan yang berupa jangkrik/jantung ayam dengan 1 sd 2 tutup CG#01.

Comments
Post a Comment